Pegalaman membuat audio operet dengan audacityn

Ortu saya ngasih tugas untuk membuat operet. Kebetulan saya bagian audionya. Mengingat operet ini dipentaskan oleh anak-anak usia 7 tahun-an di sebuah panggung terbuka, masalah audio cukup penting. Musik latarnya harus ada, suara anak-anak harus nyaring juga, dan tidak mungkin untuk memakai microphone satu-satu. Diputuskan untuk direkam saja semuanya. nanti anak-anak hanya akting saja dan tidak perlu bersuara.

Dulu saya pernah merekam musik juga, cuman simple sekali. Sekarang ada banyak hal yang harus dilakukan. langsung deh ingat audacity. Anak-anak yang berdialog direkam suaranya. Merekamnya satu-satu, nanti baru digabungin dan ditambahin musik latarnya juga.

Seru sekali pakai audacity. Software ini gratis tapi fiturnya cukup lengkap, sangat lengkap malah :D. Saya terbantu sekali.

Ada beberapa hal yang ingin saya share soal tips praktis dalam menggunakan audacity. Saya tahu hal ini ya waktu utak-atik software ini kemarin waktu compose audio untuk operet anak-anak.

1. dua file yang digabung tetap akan berbentuk 2 tunnel dalam satu file. Untuk mudahnya, file yang digabung itu yang berbentuk mp3.

2. Untuk memperbesar volume, saya lebih suka pakai equalization daripada compressor.

3.menghilangkan kemresek pakai noise removal.

Itu aja, lainnya bisa dibaca di manualnya audacity. lengkap kok 🙂