Cara Mengatasi Laptop Lemot

laptop lemot

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Laptop yang lemot memang menyebalkan dan menyusahkan karena tidak bisa dipakai untuk kerja cepat ataupun mengejar deadline. Berikut cara-cara yang bisa digunakan jika laptop teman-teman sudah mulai lemot.

1. Bersihkan atau hapus cookies dan temporary internet files

Cookies dan Temporary Internet files hanyalah “sisa-sisa” dan jejak anda dalam menggunakan internet. Jadi memang sebaiknya harus teratur dibersihkan.Selain bisa untuk menjaga privasi teman-teman dalam berinternet juga untuk mengurangi isi hard disk laptop. Hard disk yang penuh bisa menyebabkan laptop menjadi lemot. Cara membersihkan cookies dan Temporary Internet Files juga cukup mudah. Ada cara manual dan adacara cepat. Cara cepatnya pakai saja ccleaner. Tinggal install. Cara manualnya yakni dengan cara klik browser internet anda (Mozilla, Google Chrome, Internet Explorer, dsb), lalu klik pada “History” (biasanya ada pada tab “Tools”), lalu “Clean-Up Cookies and Temporary Internet Files”.

 

2. Uninstall program yang tidak diperlukan

Coba periksa apakah di laptop teman-teman ada banyak program yang jarang atau bahkan hampir tidak pernah dipakai ketika teman-teman menggunakan laptop. Jika iya, hapus atau uninstall saja program-program tersebut. Kadang memang ada program yangtidak sengaja terinstall ketika kita mengakses internet, oleh karena itu teman-teman harus rutin mengecek program apa saja yang terinstall di dalam laptop kita. Caranya: pergi ke Control Panel > Program and Features, dan lihatlah berbagai daftar program di sana. Tentukan program apa saja yang tidak lagi anda butuhkan (terutama yang berukuran besar), lalu klik tombol uninstall. Ingat, anda perlu dengan teliti memperhatikan program-program yang tidak diperlukan.

3. Lakukan defragmentation secara teratur

Lakukan defragmentation secara rutin minimal sebulan sekali. Defragmentation adalah sebuah proses untuk “menata” semua file yang tersimpan dalam hard drive laptop anda. Untuk melakukan defragmentation cukup mudah, klik Start Button > Accessories > System Tool > Disk Defragmenter. Perlu diingat, Jika komputer anda lama tidak di defrag, maka proses satu kali defrag bisa berjalan sangat lama, antara 5-10 jam. Namun jika anda melakukannya dengan teratur, proses defrag hanya memerlukan setidaknya satu jam.

4. Perhatikan Power Setting pada laptop anda

Untuk mengurangi tingkat kelemotan sebuah laptop, salah satu caranyaadalah men-setting laptop teman-teman pada “High Performance” atau “Optimized”. Caranya, klik ikon baterai laptop anda yang biasanya terletak di sudut kanan bawah. Kemudian pilihlah “Power Settings”, dan set performa laptop anda pada “High Performance” atau “Optimized”. Perlu diingat, men-setting laptop anda pada performance tinggi memang bisa mengurangi lemot dan mempercepat kinerja laptop, tapi hal ini juga akan membuat baterai anda lebih boros.

6. Update driver laptop

Mengupdate driver-driver laptop anda (terutama graphics card atau VGA) secara signifikan bisa membuat laptop lebih cepat dan tidak lemot ketika digunakan untuk menjalankan program-program berat maupun game. Biasanya, update pada driver laptop dilakukan secara otomatis apabila anda memiliki koneksi langsung ke internet. Jika anda tidak memiliki koneksi internet, cobalah untuk pergi ke warnet dan masuk ke website resmi VGA anda dan cari tahu kapan update terbarunya. Jika ada update, download installernya, save di flash disk, kemudian install driver tersebut di laptop anda.

  1. Matikan semua background application

Background Application adalah berbagai jenis aplikasi yang berjalan otomatis setiap kali laptop menyala. Jika terlalu banyak background application dalam sebuah laptop, bisa dipastikan laptop akan menjadi sangat lambat. Solusinya, hanya hidupkan background application yang diperlukan saja (contohnya antivirus) dan matikanlah yang lain.

Untuk mengetahui background application apasaja yang ada pada laptop teman-teman, lihat sudut kanan bawah komputer anda. Klik tanda panah kecil yang menunjuk ke atas, dan di sana bisa dilihat aplikasi apa saja yang berjalan. Klik kanan pada icon aplikasi tersebut, lalu klik “exit” untuk mematikannya. ALternatif lainnya, pakai saja Task Manager (tekan CTRL+ALT+DEL) untuk mengecek aplikasi apa saja yang sedang berjalan di background laptop.

7. Isi harddisk jangan terlalu penuh

Hard disk yang terlalu penuh, terutama pada driver C (atau tempat anda menginstall Windows/ Operating Sistem) bisa membuat laptop bekerja dengan sangat lambat. Oleh karena itu, selalu sisakan setidaknya 1 Giga memori dalam harddisk anda untuk mencegah laptop menjadi lemot. Lakukan monitor secara berkala terhadap jumlah file dalam hard disk anda. Cara yang mudah untuk membersihkan hard drive dari file-file yang tidak penting cukup mudah. Klik kanan pada icon hard disk, pilih Properties, dan pilih Disk Cleanup. Jalankan aplikasi ini untuk menghapus file-file temporer, dan jangan terkejut jika anda ternyata bisa membebaskan 1 hingga 2 giga dari harddisk anda.

8. Install ulang OS laptop teman-teman

Ketika menginstal ulang Operating System (misal Windows) nya secara keseluruhan, jangan lupa backup dahulu data-data penting anda ke CD/DVD, flashdisk atau harddisk external.

9. Bersihkan bagian dalam laptop

10. Beli tambahan RAM

Jika cara-cara diatas sudah tidak mempan, cara terakhir ini layak dicoba yaitu membeli RAM tambahan. Sebelum membeli RAM, pastikan untuk mengecek jenis yang cocok dengan laptop anda, dan berapa slot RAM ekstra yang bisa terpasang di dalamnya. Jika perlu, bawalah laptop anda dan minta bantuan penjualnya untuk memasangkannya ke dalam laptop. Jika RAM bekas anda ternyata tidak terpakai/ tidak terpasang lagi di laptop, simpanlah untuk cadangan, atau cobalah untuk menjualnya ke toko tersebut.

Semoga laptop yang lemot lekas sembuh 🙂

caralaptop